ORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional
BANDUNG INSPIRA – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) memperkenalkan Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI (ORIS) kepada masyarakat Jawa Barat sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi investor ritel dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.
Acara sosialisasi yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026) di Braci Resto by Matoa, Bandung ini dihadiri oleh Team Leader Divisi Keuangan dan Hubungan Investor PT SMI, Niko F. Simatupang, serta perwakilan Joint Lead Underwriter yang diwakili oleh Head of Investment Banking Capital Market PT BRI Danareksa Sekuritas, Edwin Sukri.
Kegiatan sosialisasi kepada investor daerah ini merupakan rangkaian dari peluncuran resmi ORIS yang sebelumnya digelar pada Senin, 9 Maret 2026 di Jakarta. Melalui kegiatan ini, PT SMI menghadirkan instrumen investasi yang tidak hanya memberikan potensi return bagi investor, tetapi juga memungkinkan masyarakat untuk berkontribusi langsung terhadap pembangunan nasional.
”Dana yang dihimpun melalui ORIS akan dialokasikan pada proyek-proyek yang telah melalui proses penilaian risiko yang ketat, baik dari aspek kelayakan finansial, dampak sosial-lingkungan, maupun keberlanjutan jangka panjangnya. Kami ingin memastikan bahwa investor ritel yang berpartisipasi melalui ORIS tidak hanya memperoleh instrumen dengan profil risiko yang terukur, tetapi juga keyakinan bahwa investasi mereka dikelola secara akuntabel dan memberikan dampak nyata,” ucap Direktur Manajemen Risiko PT SMI, Pradana Murti, dalam keterangan resmi PT SMI.
Penerbitan ORIS yang merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I PT SMI Tahap II Tahun 2026 dengan target indikasi penerbitan hingga Rp300 miliar ini ditegaskan Pradana mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang kuat sebagai pondasi utama Perseroan. “Sebagai DFI (Development Financial Institution), setiap instrumen yang kami terbitkan dirancang dengan kerangka manajemen risiko yang komprehensif,” ujarnya.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, PT SMI memiliki mandat untuk mendukung percepatan pembangunan berkelanjutan melalui skema pembiayaan yang inovatif. Kehadiran ORIS merupakan bagian dari inovasi dimaksud.
Sejak berdiri pada tahun 2009, PT SMI telah aktif membiayai proyek strategis di berbagai sektor seperti transportasi, energi terbarukan, fasilitas kesehatan, hingga penyediaan air minum.
PT SMI menilai Jawa Barat memiliki potensi besar dalam memperkuat basis investor ritel domestik, seiring dengan literasi investasi di wilayah tersebut yang terus menunjukkan perkembangan positif. Masyarakat Jawa Barat dipandang tidak hanya aktif dalam kegiatan kewirausahaan, tetapi juga semakin aktif dalam berinvestasi. Oleh karena itu, kehadiran PT SMI di Jawa Barat tidak semata untuk memperkenalkan produk, tetapi juga untuk membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional.
“Tentunya akan ada kebanggaan tersendiri ketika kita mengetahui bahwa investasi kita turut mendukung pembangunan yang berdampak nyata bagi bangsa. Kami ingin menghadirkan instrumen yang bukan hanya rasional secara finansial, tetapi juga bermakna secara sosial. Ketika masyarakat berpartisipasi melalui ORIS, di situlah tumbuh rasa memiliki terhadap pembangunan yang diharapkan dapat memperkuat literasi dan kedewasaan investasi nasional,” ungkap Direktur Operasional & Keuangan PT SMI Aradita Priyanti, dalam keterangan resmi PT SMI.
Data Kementerian Investasi/BKPM RI menunjukkan bahwa realisasi investasi di Jawa Barat mencapai Rp296,8 triliun sepanjang 2025, menjadikannya provinsi dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia. Peningkatan investasi tersebut turut mendorong aktivitas ekonomi daerah, termasuk pertumbuhan industri, usaha kecil dan menengah, serta pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.
Iklim investasi yang terus berkembang dan dijalankan dengan memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan ini dinilai sejalan dengan semangat ORIS. Melalui ORIS, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur berkelanjutan sekaligus memperoleh manfaat investasi yang berdampak bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Dana yang dihimpun melalui ORIS akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang memenuhi prinsip keberlanjutan sesuai pedoman Sustainable Funding Framework PT SMI, yang mencakup sektor “hijau” seperti energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan, serta sektor “sosial” seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga penyediaan air bersih.
ORIS menawarkan tenor 1 tahun (370 hari kalender) dan 3 tahun dengan kupon masing-masing sebesar 5,60% dan 6,05% per tahun. Nilai minimum pemesanan ditetapkan sebesar Rp5 juta dengan kelipatan tambahan sebesar Rp1 juta.
Dalam proses penawaran umum ini, PT SMI bekerja sama dengan sejumlah Joint Lead Underwriter yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Melalui kegiatan sosialisasi di Bandung ini, PT SMI berharap ORIS dapat semakin dikenal oleh masyarakat sekaligus menjadi salah satu alternatif investasi yang mendukung penguatan ekosistem pembiayaan pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (Tim Berita Inspira)**


