Meski Pihak Keluarga Sudah di Tanah Air, Pencarian Eril Terus Dilakukan 

BANDUNG INSPIRA – Pencarian putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz masih terus dilakukan meski perwakilan keluarga Gubernur Jabar pulang ke Indonesia. Demikian disampaikan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Swiss, Muliaman Hadad.  

Dikatakannya, setiap informasi terkait Eril akan di-update berkala oleh KBRI Swiss. 

“Saya ingin menegaskan bahwa KBRI akan melanjutkan tugas-tugasnya dan menjadi contact person atau kontak yang dapat dihubungi, baik oleh pihak keluarga dan terutama untuk pemantau setempat,” papar Muliaman dalam jumpa pers virtual kepada awak media yang berada di Gedung Pakuan, Kota Bandung, kemarin. 

Selanjutnya,  KBRI Swiss akan berkoordinasi secara intensif tentang upaya-upaya yang dilakukan terkait proses pencarian Eril, baik dengan pihak otoritas kepolisian setempat maupun keluarga Ridwan Kamil yang berada di Indonesia. 

“Kami akan berkoordinasi dengan baik dengan otoritas setempat. Peristiwa ini pun sudah menjadi perhatian baik level lokal di Swiss. Semua upaya yang telah dilakukan kita ingin melihat upaya optimal bisa dilakukan,” sambungnya. 

“Kami di Swiss akan terus melaksanakan tugas sebagai jembatan dan sekaligus memfasilitasi juga, saya kira ini penting komunikasinya yang terus dijaga otoritas setempat dan KBRI dan juga pihak keluarga,” tambahnya.

Muliaman melaporkan, proses pencarian Eril berjalan optimal sampai saat ini. Menurutnya, KBRI Swiss terus berkomunikasi dengan pihak kepolisian setempat.

“Alhamdulillah saya pikir (komunikasi) ini tercipta dengan baik, komitmen yang disampaikan pihak kepolisian terus kita pantau upaya-upaya pencarian dapat terus berlanjut. Mudah-mudahan mendengar kabar baik, kita berdoa bersama-sama semua agar doa kita dikabulkan oleh Allah SWT,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan keluarga Gubernur Jabar, Erwin Muniruzaman, menjelaskan bahwa langkah-langkah yang ditempuh keluarga akan berjalan dinamis dan dievaluasi, termasuk mengenai berapa lama perwakilan keluarga berada di Swiss. 

“Sebagaimana bisa dilihat dari penjelasan, situasinya memang sangat dinamis. Jadi nanti memang secara berkala akan dilakukan evaluasi,” ujar Erwin. 

Lebih jauh ia mengatakan, meski perwakilan pihak keluarga harus pulang sebelum Eril ditemukan, setidaknya, ada usaha-usaha dan doa yang terus dilakukan.

“Tapi pada prinsipnya bahwa ikhtiar ini akan dapat terus dilakukan sampai dengan ananda Eril ditemukan. Pada prinsipnya seperti itu,” tandas Erwin. (TRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.