• BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
LIVE TV
LIVE TV
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
BERITA INSPIRA, NASIONAL

Menag Nasaruddin Minta Maaf, Sebut Jangan Jadi Guru Kalau Mau Cari Uang

InspiraTV 04 September 2025 0 Comments

BANDUNG INSPIRA – Kalimat bisa menjadi doa, bisa pula memantik polemik. Itulah yang dialami Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat berbicara di hadapan ratusan peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 3 Tahun 2025 di Auditorium Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Di panggung itu, Menag melukiskan betapa beratnya tugas seorang guru. Bukan hanya menguasai materi, tetapi juga menempuh proses batin dan menjaga kesucian moral.

“Seorang guru itu harus suci di langit, suci di bumi. Kalian tidak gampang menjadi seorang guru,” ujarnya. Bahkan, ia menyebut guru sebagai “nabi kecil” yang seharusnya menjadi teladan bagi murid-muridnya.

“Bukan guru namanya kalau masih langganan maksiat, seperti zina atau kumpul kebo. Kalau tidak sanggup menjaga kesucian itu, lebih baik serahkan mandatnya,” tambahnya, disambut tepuk tangan hadirin.

Ia pun menegaskan profesi guru sebagai jalan keberkahan dan amal jariah yang tak putus. “Guru harus masuk surga duluan sebelum muridnya,” katanya penuh keyakinan.

Namun, di tengah pidato panjangnya, ada satu pernyataan yang kemudian dipotong, disebar, dan viral di media sosial. Nasaruddin mengatakan: “Kalau niatnya cari uang, jangan jadi guru, tapi jadi pedagang.”

Potongan kalimat itu menuai kontroversi. Sebagian warganet dan kalangan pendidik merasa tersinggung, menilai seakan-akan Menag merendahkan profesi guru yang juga berhak atas kesejahteraan layak. Kritik pun mengalir deras, membuat Menag harus memberikan klarifikasi.

“Saya menyadari bahwa potongan pernyataan saya tentang guru menimbulkan tafsir yang kurang tepat dan melukai perasaan sebagian guru. Untuk itu, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada niat sedikit pun bagi saya untuk merendahkan profesi guru. Justru sebaliknya, saya ingin menegaskan bahwa guru adalah profesi yang sangat mulia,” ujarnya.

Nasaruddin menambahkan, dirinya pun seorang guru yang puluhan tahun mengabdikan hidupnya di ruang kelas, membimbing mahasiswa, dan menulis karya akademik. Karena itu, ia mengaku sangat memahami bahwa di balik kemuliaan profesi, guru tetaplah manusia biasa yang membutuhkan penghargaan dan kesejahteraan.

Klarifikasi itu disertai dengan penegasan komitmen pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas guru, khususnya di bawah koordinasi Kementerian Agama. Tahun ini, sebanyak 227.147 guru non-PNS menerima kenaikan tunjangan profesi dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

Selain itu, lebih dari 102 ribu guru madrasah dan guru pendidikan agama kini mengikuti PPG dalam jabatan. Total peserta PPG sepanjang 2025 mencapai 206.411 guru, naik tujuh kali lipat dibanding 2024. Dalam tiga tahun terakhir, sekitar 52 ribu guru honorer juga berhasil diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Semua ini adalah bentuk nyata perhatian negara bagi peningkatan kesejahteraan sekaligus penguatan kapasitas para guru,” tegas Menag.

Meski sempat disalahpahami, Menag kembali menegaskan pandangannya bahwa guru bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa. “Bagi saya, guru bukan hanya pekerjaan, tetapi panggilan jiwa. Dan karena kemuliaannya itulah negara wajib hadir memperhatikan kesejahteraannya. Mari kita bersama menjaga martabat guru, sebab dari tangan merekalah masa depan bangsa lahir dan tumbuh,” pungkasnya. (Tim Berita Inspira)

Keterangan Foto:

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf terkait potongan videonya tentang guru yang viral di media sosial. (Foto: Dok Kemenag)

TagsguruMenagMenteri AgamaMinta Maafnasaruddin umarPPG
Previous Post
Mencari Dalang di Balik Aksi Anarkis
Next Post
Peringati Hari Pelanggan Nasional, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Bagi-bagi Emas

Berita Lainnya

Waspada DBD Awal 2026, Farhan:  Warga tak Anggap Remeh Demam
BERITA INSPIRA TV

Waspada DBD Awal 2026, Farhan: Warga tak Anggap Remeh Demam

13 January 2026
Banyak Ditemukan Kotoran Manusia dan Bau Pesing! Farhan Akan Beutifikasi 17 Ruas Jalan di Kota Bandung
BERITA INSPIRA

Banyak Ditemukan Kotoran Manusia dan Bau Pesing! Farhan Akan Beutifikasi 17 Ruas Jalan di Kota Bandung

12 January 2026
Hakim PN Bandung Tolak Gugatan Praperadilan Erwin: Penetapan Tersangka Memenuhi Dua Alat Bukti
ARTIKEL LAINNYA

Hakim PN Bandung Tolak Gugatan Praperadilan Erwin: Penetapan Tersangka Memenuhi Dua Alat Bukti

12 January 2026
Kota Bandung Masuk 3 Besar Destinasi Wisata Paling Berkembang di Asia
BERITA INSPIRA

Kota Bandung Masuk 3 Besar Destinasi Wisata Paling Berkembang di Asia

12 January 2026

Leave A Comment Cancel

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Rubrik

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle
logo inspira putih-01

Inspira Insight & Creative Hub adalah perusahaan riset, konten digital, dan produksi program TV yang menyatukan data, kreativitas, dan media untuk menghasilkan tayangan yang relevan dan berdampak.

Rubrik Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle

Support

  • Tentang Inspira
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Business Inquiries
  • Download Compro Inspira
  • Download Rate Card

Kontak

Ruby Commercial No.68-70 Summarecon, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295


Tlp/Wa :

0813 2031 5955

0821 1827 7124

Facebook Youtube Instagram Tiktok

Copyright 2025 – INSPIRA INSIGHT & CREATIVE HUB

Welcome Back!
Create Free Account

It's free. No subscription required

or
Lost your password?
By registering, you agree to Streamvid's Terms of Use and Privacy Policy

WhatsApp us