• BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
LIVE TV
LIVE TV
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
BERITA INSPIRA, NASIONAL

Kronologi Pasir Laut Indonesia Dicuri Kapal Singapura. Rugi 1 Triliun!

InspiraTV 16 October 2024 0 Comments

BANDUNG INSPIRA – Pada pekan lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendeteksi pencurian pasir laut Indonesia seteleah menghentikan operasional dua kapal keruk berbendera Singapura, MV YC 6 dan MV ZS 9.

Terdapat dua kapal Singapura yang diduga melakukan pengerukan dan dumping tanpa izin di Perairan Batam, Kepulauan Riau.

Kedua kapal tersebut tidak memiliki dokumen izin operasional yang sah, sebagaimana pernyataan Pung Nugroho Saksono selaku Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Dsaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP.

“Saat dilakukan pemeriksaan, MV YC 6 berukuran 8012 gross tonnage (GT) dan MV ZS 9 berukuran 8559 GT terindikasi melakukan penambangan pasir laut di wilayah Indonesia tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pengakuan nakhoda menunjukkan mereka sering memasuki wilayah Indonesia tanpa dokumen perizinan yang sah. Dalam satu bulan mereka bisa mencapai 10 kali masuk ke wilayah Indonesia.

Kapal pengisap pasir tersebut membawa 10.000 meter kubik pasir dan memiliki 16 orang anak buah kapal (ABK).

Sementara itu, pemerintah belum menerbitkan izin ap pun terkait pengelolaan hasil sedimentasi laut.

Hal ini tentu berdampak negatif pada ekonomi nasional. Menurut perhitungan Celios, potensi kerugian produk domestik bruto (PDB) Indonesia mencapai 925,2 miliar atau hampir Rp 1 triliun.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda mendorong pemerintah untuk mengambil tindakan tegas guna melindungi pasir laut agar kasus serupa tidak terulang.

“Harus ada pembenahan untuk sitasi ini,” tegasnya. (Lailatul Latifah)**

Previous Post
Prabowo Memanggil Calon Menteri ke Kertanegara, Berikut Nama-Nama yang Terpantau
Next Post
TANGIS HARU MEWARNAI PEMAKAMAN CAGUB MALUKU UTARADI PEMAKAMAN SAN DIEGO HILLS

Berita Lainnya

Lagi, Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati 
BERITA INSPIRA

Lagi, Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati 

26 March 2026
Libur Lebaran, Karang Setra Waterland Dipadati Ribuan Pengunjung 
BERITA INSPIRA

Libur Lebaran, Karang Setra Waterland Dipadati Ribuan Pengunjung 

26 March 2026
Kematian Harimau Benggala di Bandung Zoo Momentum Evaluasi Tata Kelola Kebun Binatang
BERITA INSPIRA

Kematian Harimau Benggala di Bandung Zoo Momentum Evaluasi Tata Kelola Kebun Binatang

26 March 2026
H+3 Lebaran 38.820 Kendaraan Masuki Kota Bandung
BERITA INSPIRA

Diserbu Wisatawan, 499.633 Unit Kendaraan Masuki Kota Bandung Selama Libur Lebaran

25 March 2026
Close

Rubrik

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle
logo inspira putih-01

Inspira Insight & Creative Hub adalah perusahaan riset, konten digital, dan produksi program TV yang menyatukan data, kreativitas, dan media untuk menghasilkan tayangan yang relevan dan berdampak.

Rubrik Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle

Support

  • Tentang Inspira
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Business Inquiries
  • Download Compro Inspira
  • Download Rate Card

Kontak

Ruby Commercial No.68-70 Summarecon, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295


Tlp/Wa :

0813 2031 5955

0821 1827 7124

Facebook Youtube Instagram Tiktok

Copyright 2025 – INSPIRA INSIGHT & CREATIVE HUB

Welcome Back!
Create Free Account

It's free. No subscription required

or
Lost your password?
By registering, you agree to Streamvid's Terms of Use and Privacy Policy

WhatsApp us