Kritik HNW ke Presiden Jokowi, PPKM Level 3 Berlaku Tapi 4 Pintu Internasional Dibuka

BANDUNG INSPIRA,- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik konsistensi pemerintah Presiden Jokowi ketika pemberlakukan PPKM Level 3 diterapkan di beberapa wilayah, tapi empat pintu penerbangan internasional malah dibuka.

Langkah pemerintah membuka pintu masuk penerbangan internasional untuk wisatawan mancanegara dengan tujuan wisata, menuai kritik dari politisi Hidayat Nur Wahid (HNW).

Kebijakan itu diambil, ketika kasus Covid-19 varian Omicron sedang melonjak naik di beberapa wilayah. HNW menilai kebijakan ini terbilang paradoks. Dia tidak hanya bertanya soal siapa yang mau datang ke Indonesia di saat Covid-19 sedang tinggi.

Lebih dari itu, politisi PKS tersebut menanyakan konsistensi dan keseriusan pemerintah dalam menangani wabah menular ini.

“Ini juga bukan sekadar siapa yang mau datang ke Indonesia saat Omicron mendaki, tapi juga konsistensi dan keseriusan Pemerintah atasi Covid-19,” tegas Wakil Ketua MPR RI lewat akun media sosial pribadi, Selasa (8/2/2022).

Konsistensi itu dipertanyakan lantaran di saat menaikkan PPKM ke level 3 di sejumlah wilayah termasuk Jakarta.

Namun pemerintah justru membukakan pintu internasional di empat bandara, seperti Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Haji Fisabililah Tanjung Pinang, dan Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten.

“Di satu pihak bahkan PPKM naik jadi level 3, ibadah di masjid diatur-atur, sekolah tak 100 persen PTM, tapi 4 pintu internasional/tourisme malah dibuka,” jelas HNW.

Sebelumnya pemerintah kembali menaikkan level PPKM menjadi PPKM 3. Wilayah-wilayah yang termasuk ke PPKM level 3 yakni Jabodetabek, Bandung, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Bali. Kebijakan dinaikkannya PPKM Level 3 karena beberapa terakhir ini kasus Covid varian Omicron naik pesat.

“Jabodetabek, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Bandung Raya akan naik ke level 3,” kata Luhut dalam siaran persnya, di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/2/2022) kemarin.

Luhut juga mengungkapkan untuk daerah Bali PPKM levelnya naik menjadi tiga, karena kondisi rawat inap di rumah sakit turut meningkat. Maka dirinya mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan super ketat.

“Bali naik ke level 3 karena rawat inap meningkat,” ucap Luhut. (MSN)