Kolaborasi Cita Sehat x Paragon Tegaskan Komitmen Tekan Stunting Melalui Gebyar Gizi Surabaya
BANDUNG INSPIRA - PT Paragon Technology and Innovation (Paragon) melalui gerakan kerelawanan karyawannya, Paragonation -Paragonian Bergerak-, menggelar aksi sosial bertajuk ‘Jelajah Sehat Negeriku, Gebyar Gizi Masyarakat’. Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya ini, merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung upaya peningkatan status gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita, remaja, dan warga kurang mampu.
Aksi kolaboratif ini melibatkan 84 Paragonian yang turun langsung ke masyarakat untuk melaksanakan intervensi gizi dan kesehatan secara komprehensif.
Serangkaian program yang dijalankan meliputi pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita serta pelaksanaan pengukuran antropometri lengkap (penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, Lingkar Kepala, dan Lingkaran Lengan Atas) untuk memantau tumbuh kembang anak. Selain itu, Paragon juga menyerahkan bantuan antropometri kit kepada Posyandu setempat guna mendukung akurasi data dan deteksi dini masalah gizi.
Fokus kegiatan diperluas melalui pelaksanaan assessment dengan kunjungan rumah (home visit) ke keluarga yang membutuhkan, yang sekaligus disertai dengan pemberian bantuan sembako. Paragon juga menyasar remaja melalui program “Care For Teens”, sebuah sesi edukasi kesehatan yang dilaksanakan di SMPN 35 Surabaya.
Aksi kolaboratif ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Puskesmas setempat.
Indhiarto Wahyu Wicaksono, selaku East Java and Bali Nusra Region Segment Business Lead Paragon, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari semangat perusahaan untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat.
”Paragonian Bergerak adalah wujud nyata semangat kami untuk ‘tumbuh bersama’. Melalui ‘Jelajah Sehat Negeriku’, kami tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga ingin terlibat langsung dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Rungkut,” ujar Bapak Indhiarto.
Ia percaya, kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kecamatan, serta kader adalah kunci untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan, terutama dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan bebas stunting.
Dukungan positif juga disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Kartika Sri Redjeki, M.Kes. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan kepedulian dari Paragonian Bergerak. Permasalahan gizi adalah tanggung jawab kita bersama.
Secara spesifik, dukungan berupa antropometri kit, PMT, hingga edukasi ke remaja di SMPN 35 sangat sejalan dengan program pemerintah kota. Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah seperti ini sangat kami butuhkan untuk mempercepat perbaikan gizi masyarakat di Surabaya,” tandasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat dan Perekonomian Kecamatan Rungkut Ibu Anita Paulyna, S.KM, M.MB., Ahli Gizi Puskesmas Kali Rungkut Ibu Lisdayantie, S.Gz., serta disambut antusias oleh para Kader Surabaya Hebat (KSH) dan masyarakat Kecamatan Rungkut. (Himaya)**
Foto: Istimewa


