Kisah Inspiratif Seyhmus Erginoglu: Mengubah Tempat Sampah Menjadi Hutan Rimbun
BANDUNG INSPIRA – Di tengah tantangan perubahan iklim global, seorang pria berusia 70 tahun asal Mardin, Turki, memberikan bukti nyata bahwa dedikasi individu mampu memberikan dampak luar biasa bagi lingkungan. Seyhmus Erginoglu telah menghabiskan waktu selama 25 tahun terakhir untuk mengubah wajah wilayahnya yang gersang menjadi hutan kota yang asri. Melalui kerja kerasnya, ia berhasil menanam sekitar 14.000 pohon di berbagai lahan kosong, termasuk di area yang sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah yang kumuh.
Transformasi menakjubkan ini dimulai ketika Erginoglu memutuskan untuk pensiun dari profesinya sebagai sopir truk. Alih-alih menikmati masa tua dengan beristirahat, ia justru memilih untuk mendedikasikan hidupnya pada alam. Di wilayah yang memiliki iklim kontinental kering tersebut, ia menanam setidaknya 7.000 pohon pinus dan 3.000 pohon plane. Tidak hanya menanam bibit, Erginoglu juga merogoh kocek pribadi hingga 17.000 Lira Turki untuk membangun sekitar 50 mata air pancuran guna memastikan ribuan tanaman tersebut tetap terhidrasi di tengah cuaca panas.
Kini, kerja keras selama seperempat abad itu telah membuahkan hasil yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Kawasan yang dulunya tidak dilirik orang kini berubah menjadi tempat favorit bagi keluarga untuk berteduh, berpiknik, dan menikmati hasil bumi yang ia tanam. Erginoglu secara rutin mendatangi lokasi tersebut setiap hari untuk menyiram dan merawat pohon-pohonnya. Dalam pesannya, ia hanya berharap agar pengunjung yang datang dapat menghargai kerja kerasnya dengan tidak merusak tanaman yang ada.
Aksi tanpa pamrih ini kemudian menjadi viral dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat setelah dibagikan oleh Menteri Pertanian dan Kehutanan Turki, Bekir Pakdemirli, melalui media sosial. Sang Menteri menyebut Erginoglu sebagai teladan bagi publik dalam hal pelestarian lingkungan. Terinspirasi oleh ajaran Nabi Muhammad SAW, Erginoglu mengajak semua orang untuk tidak pernah berhenti menanam. Baginya, menanam pohon adalah investasi yang sangat berharga bagi kehidupan, bahkan ia menekankan pesan bahwa jika kiamat pun tiba saat seseorang sedang menanam, maka kegiatan mulia tersebut harus tetap diselesaikan. (Himaya)**
Foto: Instagram @bushcoo


