BERITA INSPIRADAERAHHEADLINE NEWS

Khitan Massal Gratis Dalam Momentum Hari Disabilitas Internasional

BANDUNG, INSPIRA – Keceriaan dan raut bahagia terpancar dari wajah ratusan anak-anak disabilitas di Kota Bandung. Pasalnya, mereka bisa mengikuti khitan massal gratis yang berlangsung di Bale Asri Pusdai Bandung, Minggu (10/12).

Didampingi orangtua masing-masing, anak-anak tersebut tampak riang bermain menunggu giliran dikhitan. Antusiasme juga ditunjukkan saat satu persatu nama mereka dipanggil untuk bergantian menjalani khitan.

Iis (45), salah satu orangtua yang mengantar anaknya dikhitan bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut. Di tengah keterbatasan sang anak, Iis merasa terharu karena masih banyak pihak yang memiliki kepedulian tinggi.

“Seneng banget. Alhamdulilah, saya merasa terbantu sekali dengan adanya khitan massal ini,” ujar orangtua dari Ibrahim Al-Faruk (11) tersebut.

Iis berharap kegiatan tersebut tidak hanya sekali berlangsung atau dalam momentum tertentu. Kegiatan serupa perlu terus dilaksanakan agar anak-anak disabilitas lainnya juga turut terbantu.

“Mudah-mudahan bisa terus berlanjut karena sekarang kan kayaknya banyak anak-anak yang perlu bantuan seperti ini,” tutur Iis.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi I DPRD Jabar, Haru Suandharu mendorong semua pihak terus memberikan perhatian bagi anak-anak disabilitas. Sehingga, mereka tetap bisa berjuang mengisi hari-hari berat dengan riang gembira.

“Perhatian semua pihak, pemerintah, para donatur akan menghibur anak kita yang spesial. Kita harus mendukung mereka bisa sukses, karena saya kira ini tanggung jawab kita bersama,” kata Haru.

Di sisi lain, Ketua DPW PKS Jabar tersebut juga membeberkan bentuk dukungan partainya untuk masyarakat, termasuk anak-anak difabel. Seperti menggagas tiga program unggulan, yakni Pangan Murah, Kerja Gampang, Sehat Mudah.

Haru memaparkan, Pangan Murah bagi disabilitas adalah ketersediaan pangan khusus yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Kemudian melalui Kerja Gampang, pihaknya ingin agar ada alokasi jenis pekerjaan yang bisa mereka kerjakan.

“Mereka harus diserap, dan harus dikuatkan dengan UU (undang-undang), dengan Perda (peraturan daerah), supaya ada keberpihakan,” tegas Haru.

Tak kalah penting, kata Haru, Sehat Mudah merupakan program PKS yang akan memberikan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan. Tentunya, program tersebut berlaku bagi seluruh masyarakat, termasuk difabel.

“Sehat Mudah penting supaya mereka mendapat pertolongan, kesehatan, karena kan lebih rentan, sehingga membutuhkan lebih dari yang normal. Jadi saya kira yang perlu kita dorong terus gitu,” jelasnya.

Sementara inisiator kegiatan yang juga Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Susi Sulastri mengungkapkan alasan dirinya menggagas khitan massal bagi anak-anak disabilitas. Menurutnya, mereka memiliki hak sama seperti anak-anak pada umumnya yang penting diperhatikan.

“Mereka sangat berterima kasih kepada panitia dan pemerintah yang memberikan fasilitas, karena bisa bersilaturahmi bersama keluarga difabel lain. Ini menguatkan mereka, karena dengan bertemu, mereka merasa tidak sendiri,” ucap Susi.

Sebagai seorang legislator, Susi mengaku kerap mendapatkan berbagai aspirasi, terutama terkait dengan kebutuhan disabilitas. Salah satu yang dirinya sering dengar adalah mengenai sarana dan prasarana pendidikan.

“Mereka banyak yang meminta untuk difasilitasi tempat pendidikan yang terdekat. Kalau bisa mereka bilangnya tiap kecamatan harus ada sekolah khusus untuk difabel,” bebernya.

Diketahui, kegiatan bertajuk Khitanan Massal Anak Berkebutuhan Khusus & Cerita Boneka Tangan tersebut terselenggara atas inisiasi Anggota DPRD Kota Bandung, Susi Sulastri bersama Yayasan Disabilitas dalam momentum Hari Disabilitas Internasional. *(e.nirmayadi)

About Us

Inspira Media adalah Media Holding yang bergerak di bidang content creator, content management, serta distribusi informasi dan hiburan melalui berbagai platform.