Kemana Uang dari Kasus Dugaan Korupsi Giat Pramuka Kota Bandung

BANDUNG INSPIRA,- Ada dugaan korupsi soal dana hibah Pramuka di Kota Bandung, Jawa Barat dan hingga kini kasus tersebut masih terus diusut dan didalami oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kasus dugaan korupsi itu diduga terjadi saat Kwartir Cabang Pramuka Kota Bandung dipimpin Deni Nurdyana Hadimin.

Saat itu, Deni juga menjabat sebagai Dirut PD Kebersihan Kota Bandung. Kini Deni sudah memegang jabatan sebagai Direktur PT Jaswita Jawa Barat. Penyidik Kejati Jabar sudah menaikkan status kasus itu ke tahap penyidikan. Bukan tak mungkin dalam waktu dekat ini bakal ada penetapan tersangka.

Dari hasil penyelidikan sementara, dana hibah disebut digunakan untuk kegiatan Kwarcab Pramuka Kota Bandung.

“Banyak lah. Untuk kegiatan rutin maupun untuk perjalanan dinas,” kata Kasi Penkum Kejati Jabar, Dodi Gazali Emil, dikonfirmasi, Senin (4/4/2022).

Dodi tak merinci kegiatan apa saja yang dimaksud, hingga kini pihak Kejati Jabar memang masih menutup erat kasus itu.

Kemungkinan besar, Kejati Jabar akan membeberkannya setelah penyidikan yang dilakukan oleh penyidik tindak pidana khusus usai.

“Kami belum bisa merincikan karena kegiatannya banyak. Cuma penyidik sudah memiliki dua alat bukti sehingga masuk ke penyidikan,” tambah Dodi.

Dodi melanjutkan, berdasarkan hasil penyelidikan kegiatan-kegiatan yang bersumber dari dana hibah tersebut tak bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga, penyidik melakukan penyelidikan atas hal tersebut.

“Cuma tidak dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” tandasnya.

Kendati status sudah dinaikan namun belum ada tersangka dalam kasus ini, padahal kasusnya sudah terjadi sejak tahun 2017.

Pemkot Bandung memberikan dana hibah kegiatan ke Kwartir cabang gerakan Pramuka Kota Bandung, dengan jumlah miliaran rupiah, pada tahun 2017, 2018 hingga 2020. (MSN)

Leave a Reply

Your email address will not be published.