Harga Kebutuhan Pokok di Kota Bandung Relatif Stabil, Ronny: Jelang Ramadhan Pantauan Pasokan Terus Kami Lakukan
BANDUNG INSPIRA – Kondisi harga kebutuhan pokok di Kota Bandung menjelang bulan Ramadhan masih relatif stabil. Meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas, kenaikan harga dinilai masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu daya beli masyarakat.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan bahwa pemerintah kota terus melakukan pemantauan harga untuk memastikan stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti cabai rawit merah yang naik dari Rp49.000 menjadi Rp58.000 per kilogram.
Namun, harga komoditas strategis lainnya relatif stabil. Beras medium tercatat stabil di harga Rp13.500 per kilogram, beras premium Rp15.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, dan minyak goreng curah Rp18.000 per liter. Minyakita juga masih dijual di kisaran Rp16.500 per liter.
Ronny memastikan bahwa ketersediaan barang kebutuhan yang pokok di pasar tradisional di Kota Bandung masih aman dan mencukupi.
“Pemantauan harga dan pasokan, akan terus kami lakukan secara rutin sebagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan juga melindungi daya beli masyarakat menjelang Ramadhan,” kata Ronny, Senin (2/2/2026).
Harga komoditas protein hewani juga masih dalam kondisi stabil. Daging ayam ras berada di harga sekitar Rp38.000 per kilogram dan telur ayam ras di kisaran Rp29.000 per kilogram. “Daging ayam dan telur masih standar. Pasokannya aman, dan belum ada lonjakan harga,” tandas Ronny. (Bambang)**
Foto: Bambang/Inspira


