Hapus ‘Madrasah’ dari RUU Sisdiknas, Nadiem Makariem Tidak Punya Adab

JAKARTA INSPIRA,- Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pembangunan SDM Jaringan Masyarakat Profesional Santri (NU Circle) Ahmad Rizali mengecam hilangnya” madrasah ” dalam draf revisi UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Dengan hal ini Mendikbud Nadiem Makarim dinilai semakin tampak tidak memiliki kompeten sama sekali mengurus kebijakan pendidikan Indonesia. Bahkan kebijakannya bisa mengancam masa depan SDM Unggul Indonesia.

Menempatkan frasa madrasah hanya di bagian penjelasan, menunjukan ketiadaan adab dan ketiadaan penanaman sejarah Nadiem Makarim dan tim penyusunnya.

“Selain ahistoris terhadap perjalanan pendidikan nasional, kebijakan yang dikeluarkan Nadiem Makarim sudah tidak memiliki keadaban dan melawan pembukaan UUD 1945,” ujar Rizali, Kamis (31/3/2022).

Dirinya menyatakan, bahwa madrasah itu merupakan transformasi pendidikan rakyat jelata yang digerakkan oleh para tokoh pergerakan umat Islam, seperti Jamiat Kheir, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, pada awal abad ke-20.

Mengabaikan pendidikan Madrasah adalah ahistoris terhadap sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

“Semestinya presiden tidak hanya menegur Nadiem karena serapan belanja barang lokal yang kecil, presiden sudah selayaknya memberhentikannya karena sering membuat kebijakan yang ahistoris dan melanggar UUD 1945, salah satunya yang terlihat kasat mata adalah pembuatan RUU Sisdiknas ini,“ tegas Rizali.

Leave a Reply

Your email address will not be published.