BERITA INSPIRALIFESTYLE

Green Living: Gaya Hidup yang Dapat Meminimalisir Risiko Pemanasan Global

green living merupakan gaya hidup dapat meminimalisir pemanasan global

LIFESTYLE, INSPIRA – Seiring berkembangnya waktu, keadaan bumi semakin memprihatinkan. Menurut Intergovernmental Panle on Climate Change menyatakan bahwa bumi akan mengalami kenaikkan suhu sekitar 1,5 derajat celcius atau lebih pada dua dekade ke depan.

Kenaikan suhu tersebut akan berdampak pada keberlangsungan hidup bumi dengan segala isinya. Perubahan iklim dan bencana lingkungan akan  sering terjadi jika kita tidak bertindak dengan cepat.

Oleh sebab itu, kebanyakan orang mulai merubah gaya hidup mereka dengan lebih memperhatikan keadaan alam sekitar, misalnya dengan menerapkan gaya hidup green living.

Apa itu Green Living?

Menurut Global Ecolabelling Network menyatakan bahwa green living merupaka sebuah konsep gaya hidup “hijau” dengan cara mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Konsep gaya hidup ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan bumi beserta seluruh isinya.

Konsep “hijau” yang dimaksud dalam green living bermakna kesuburan, berorientasi pada alam serta ramah lingkungan.  Penerapan dari konsep gaya hidup green living  sangat mudah untuk dilakukan. Lalu, bagaimana cara untuk memulai gaya hidup teresebut?

Berikut beberapa langkah penerapan konsep gaya hidup Green Living:

  1. Makan dengan bijak

alodokter.com

Makanan  merupakan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Namun, terkadang kita mengonsumsi makanan secara berlebihan hingga menimbulkan banyak limbah.

Selanjutnya, limbah tersebut akan membusuk dan berubah menjadi gas metana. Apabila gas tersebut terakumulasi dalam jumlah yang besar maka akan menimbulkan risiko pemanasan global yang semakin cepat terjadi.

Baca juga: Tradisi dibalik Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan Umat Hindu

  1. Beralih menggunakan energi terbarukan

Sejatinya peralihan penggunaan energi konvensional menjadi energi terbarukan dapat dilakukan oleh siapapun. Meskipun harus mengeluarkan dana yang besar dan beradaptasi dengan energi tersebut, penerapan dari langkah ini dapat menjadi cara yang efektif dalam meminimalisir pemanasan global. Energi terbarukan yang dapat dilakukan misalnya tenaga surya, biomassa hingga tenaga air.

  1. Menghijaukan Rumah

Menghijaukan rumah dapat menjadi alternatif untuk menghadirkan lingkungan alam yang nyaman bagi keluarga serta dijadikan juga sebagai upaya untuk melestarikan alam.

  1. Menerapkan konsep daur ulang (Recycle)

Ezop.com

Kita sebagai manusia sering kali membuang benda-benda yang sulit untuk diurai. Namun faktanya, benda-benda tersebut dapat dimanfaatkan kembali jika tepat dalam proses pengolahannya. Seperti mengolah limbah plastik menjadi pot bunga, limbah kaca menjadi hiasan atau bahkan besi menjadi sebuah karya seni.

Barang yang telah kita daur ulang bisa dijual kembali di toko-toko sehingga kita dapat memperoleh tambahan uang.

Baca Juga: Ini Dia 5 Manfaat Mengonsumsi Cokelat, Makanan Yang Bisa Bikin Kamu Bahagia!

  1. Membuat Kompos

bisnisukm.com

Alih-alih membuang makanan yag tak habis atau kadaluarsa, sejatinya kita dapat memanfaatkannya sebagai kompos yang ramah lingkungan.

Tak hanya berkontribusi dalam menciptakan pupuk alami serta menjaga kesuburan tanaman agar tetap hijau, pembuatan pupuk kompos juga dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sampah terakhir (TPA).

Hal tersebut menyebabkan gas metana yang menumpuk dalam TPA ditanggulangi dan secara tidak langsung dapat menekan dampak pemanasan global.

  1. Mematikan Elektronik Jika tidak diperlukan

Konservasi energi dengan cara ini dapat menjadi alternatif termudah  dalam menerapkan gaya hidup green living. Secara mudah, gaya hidup tersebut dapat dilakukan dengan mematikan peralatan elektronik jika sudah tidak diperlukan lagi. Selain dapat menghemat energi  langkah ini juga dapat memangkas biaya tagihan listrik di rumah.

– PNA

Sumber: kompas.com

milenialis.com

About Us

Inspira Media adalah Media Holding yang bergerak di bidang content creator, content management, serta distribusi informasi dan hiburan melalui berbagai platform.