Gema Literasi: 1000 Buku, 1000 Inspirasi Hadirkan Semangat Membaca untuk Anak di Bandung
BANDUNG INSPIRA – Program Gema Literasi: 1000 Buku, 1000 Inspirasi digelar pada Minggu (26/10/2025) di Taman Kiwari, Antapani Kidul, Kota Bandung. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 11.00 WIB ini diikuti oleh anak-anak jenjang PAUD, TK, dan SD dengan kuota terbatas sebanyak 100 peserta.
Acara ini diselenggarakan oleh DKM Baitul Mu’min dan Yayasan Baitul Mu’min RW 11 Antapani Kidul, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak di bidang literasi dan pendidikan. Di antaranya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung (Disarpus), Perpustakaan Baitul Mu’min, TBM Edulab Nusantara, Sedekah Buku Indonesia, dan Yayasan Generasi Cahaya Kebaikan. Program ini juga didukung oleh Inspira sebagai media partner.
Beragam kegiatan disiapkan untuk menumbuhkan minat baca dan semangat belajar anak, seperti Sholat Dhuha, Kenali Masjid Kami, Senam Sehat, Sarapan Bersama, Readathon, Story Teller, Running Dictation, Review Bacaan, dan Menggambar. Selain itu, acara turut dimeriahkan oleh penampilan Angklung Camperenik, Cosplay dari Komunitas Literasi, serta Bazar Buruan SAE dan kuliner makanan sehat.
Fasilitator dari Inocel Studio, Dwi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya literasi di kalangan anak-anak.
“Konsep dari Gema Literasi ini mengajak anak-anak dan masyarakat untuk lebih gemar membaca dan mencintai literasi. Targetnya anak-anak TK dan SD di Bandung, khususnya wilayah Antapani Kidul,” ujar Dwi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa menjadi program berkelanjutan.
“Mudah-mudahan acara ini bisa jadi wadah bagi anak-anak untuk belajar, berinspirasi, dan menjadikan literasi sebagai bagian dari keseharian,” tambahnya.
Koordinator kegiatan Sri Suryanti, M.Pd., menjelaskan bahwa Gema Literasi merupakan bentuk pemanfaatan bantuan buku dari Perpustakaan Nasional RI yang diterima oleh DKM Baitul Mu’min pada 2024.
“Kegiatan ini salah satu cara kami memanfaatkan 1000 buku yang diserahkan oleh Perpusnas kepada DKM, sekaligus menginspirasi 1000 inspirasi anak-anak didik kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini lahir dari semangat kolaborasi dan kekompakan warga.
“Ini merupakan kolaborasi antara DKM, Yayasan Baitul Mu’min, dan warga RW 11. Suadaya masyarakat luar biasa, dari hadiah, merchandiser, tenaga, hingga ide-ide kreatif,” katanya.
Sri berharap program ini bisa terus berlanjut dan membuka ruang bagi masyarakat untuk memanfaatkan koleksi buku di masjid.
“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya satu kali saja tetapi bisa berlanjut. Kami juga mengundang guru dan pengelola taman baca untuk memanfaatkan buku yang kami miliki di Masjid Baitul Mu’min,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Antapani, Drs. Atang Rachman, menyampaikan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan literasi masyarakat.
“Pemerintah harus mendukung kegiatan seperti ini karena sejalan dengan visi Kota Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi warga yang menjadi contoh bagi wilayah lain.
“Kolaborasi seperti yang dilakukan RW 11 ini jarang terjadi di banyak tempat. Kami berharap RW 11 bisa menjadi pelopor pengembangan budaya literasi di Kota Bandung,” tuturnya.
Dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Drs. Abdullah, M.M., selaku Pustakawan Ahli Utama, menegaskan bahwa literasi memiliki peran penting dalam kemajuan bangsa.
“Kunci kemajuan suatu bangsa adalah literasi. Literasi bukan hanya soal baca, tulis, dan hitung, tapi juga kemampuan berkreasi dan menciptakan hal-hal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan Gema Literasi ini tidak berhenti sampai di sini, tapi terus berkembang dengan kolaborasi yang baik di semua tingkatan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui Gema Literasi: 1000 Buku, 1000 Inspirasi, para penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan edukatif, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan membaca sejak usia dini. (Syahra)**
Sumber foto: Tim Berita Inspira


