DPRD Kota Bandung Dorong Penguatan Program Zero Bullying di Sekolah
BANDUNG INSPIRA – DPRD Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk memperkuat kebijakan anti-bullying di sekolah. Upaya ini dinilai penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkarakter bagi seluruh peserta didik.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Zero Bullying di sekolah-sekolah. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan komitmen DPRD dalam memperkuat pendidikan karakter di Kota Bandung.
“Program ini sangat positif karena membangun kesadaran anak untuk saling menghargai sejak dini. Ini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga bagian dari kebijakan pendidikan karakter yang harus terus diperkuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Syahlevi menjelaskan, Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Anak dan Perempuan telah menjadi dasar hukum yang kuat dalam mencegah dan menindak kasus perundungan. Namun, implementasinya masih perlu diperkuat melalui pengawasan dan kolaborasi antara instansi terkait.
“Aturannya sudah jelas, tinggal bagaimana pelaksanaannya. Karena itu, perlu sinergi antara Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta pihak sekolah,” tegasnya.
Syahlevi juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai anti-bullying sejak dini. Menurutnya, pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga harus diperkuat oleh lingkungan keluarga.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan dan dukungan kebijakan yang konsisten, DPRD Kota Bandung berharap program Zero Bullying tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama untuk menciptakan sekolah yang ramah anak dan bebas perundungan. (Adelya) **
Ilustrasi: Pinterest by Freepik


