Cegah Penumpukan Sampah Pasca Penonaktifan Insinerator! Kota Bandung Kerjasama dengan Bekasi Olah Sampah Menggunakan Teknologi RDF
BANDUNG INSPIRA – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah meninjau ulang, penggunaan teknologi insinerator untuk pengolahan sampah menyusul imbauan Menteri Lingkungan Hidup agar tidak memusnahkan sampah dengan cara dibakar.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 (PPLB3), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Salman Faruq mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan alternatif pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
“Ya, memang saat ini setiap insinerator sudah berjalan kurang lebih 7-10 ton per hari. Jadi kalau terhenti, tentu ada potensi penumpukan sampah di kota,” kata Salman Faruq, Senin 19 Januari 2026.
Ia menegaskan, tidak ingin mengambil risiko membiarkan sampah menumpuk sehingga solusi sementara menjadi prioritas. Selain itu, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan pihak ketiga di luar kota untuk mengolah sampah menggunakan teknologi refuse derived fuel (RDF). Sampah yang dikirim ke lokasi kerja sama di Bekasi itu, masih berupa sampah campuran karena teknologi RDF membutuhkan kombinasi sampah organik dan anorganik.
“Sementara masih tercampur, karena organik sebagai mix produk untuk RDF mereka,” ucapnya.
Selain kerja sama RDF, Kota Bandung juga mengembangkan program Gaslah yang mampu mengolah 25 kilogram sampah per hari per unit. Dengan hadirnya Gaslah secara bertahap, diharapkan pengolahan sampah di Kota Bandung dapat meningkat hingga 40 ton per hari. Kerja sama dengan pihak ketiga, sudah dimulai sejak awal Januari 2026.
Menurut ia, kapasitas pengiriman sampah meningkat dari 50 ton per hari menjadi 100 ton per hari dan dikirim ke satu lokasi di Bekasi. Salman menyebut, meskipun kapasitas pengiriman dibatasi, langkah ini cukup untuk mencegah penumpukan sampah di Bandung.
“Mudah-mudahan bisa ditambah kalau memang dampaknya akan terjadi kumulatif penumpukan di Kota Bandung. Tapi sekarang Sarimukti masih bisa kami kirim kesana, masih terkendali,” ujar dia. (Bambang)**
Foto: Bambang/Inspira


