Cara Mencairkan Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan, Mumpung Masih Bisa!

JAKARTA INSPIRA,- Menteri Ketenagakerjaan sedang menjadi sorotan setelah mengeluarkan aturan baru Jaminan Hari Tua (JHT) yang hanya bisa diambil 100 persen pada saat usia peserta 56 tahun.

Aturan yang akan diberlakukan mulai 4 Februari mendatang ini sesuai dengan Keputusan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 2 Th 2022 mengenai Tata Cara serta Syarat Pembayaran Manfaat JHT.

Kebijakan ini menuai banyak spekulasi dari kalangan buruh dan menuai kontra dari berbagai kalangan.

Diberitahukan, aturan baru pencair JHT tersebut baru akan diberlakukan tanggal 4 Mei 2022 atau 3 bulan usai aturan baru ini diresmikan pada 4 Februari 2022.

Usai masa tenggang selama 3 bulan tersebut habis, nantinya para peserta JHT hanya bisa cairkan dana JHT saat memasuki usia 56 tahun atau usia pensiun.

Dalam masa tenggang ini, untuk mencairkan dana JHT bisa dilakukan secara online. Adapun cara mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan sebagai berikut:

  1. Masuk situs lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id
  2. Isi identitas diri
  3. Unggah dokumen yang dibutuhkan dan foto
  4. Konfirmasi pengajuan
  5. Setelah itu, peserta JHT yang menganjukan akan dapat email tentang jadwal wawancara online
  6. Kemudian, peserta melakukan verifikasi data saat wawancara melalui video call
  7. Jika semua proses selesai, peserta akan mendapatkan saldo JHT yang dikirim ke rekening yang terlampir di formulir.
  8. Syarat Pengajuan

Jika ingin mengajukan pencarian JHT, ada beberapa syarat dokumen yang perlu dipersiapkan. Adapun dokumen-dokumen pencairan JHT tersebut yakni sebagai berikut:

  1. Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  2. KTP
  3. Kartu Keluarga (KK)
  4. Surat Keterangan (suket) Berhenti Bekerja/Habis Kontrak
  5. Buku rekening pada halaman yang tercantum nomor rekening serta masih aktif
  6. Foto diri terbaru (tampak bagian depan)
  7. NPWP

Itulah cara mencairkan dana JHT sebelum 56 tahun yang masih bisa dicairkan sebelum 4 Mei mendatang. Semoga berhasil!

(GIN)