Cabe Merah Tanjung dan Minyak Curah Meroket Mendekati Indulfitri
BANDUNG INSPIRA – Menjelang Lebaran, harga bahan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung mengalami kenaikan signifikan. Cabai merah tanjung menjadi komoditas yang paling mencuri perhatian karena lonjakan harganya yang drastis, dari Rp40 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram hanya dalam empat hari terakhir.
Pedagang sayuran Nita mengatakan, cabai merah tanjung adalah khas Bandung dan tidak ada di daerah lain. “Biasanya kalau mau Lebaran, bisa sampai Rp100 ribu. Cabai merah tanjung ini memang khas Bandung, di daerah lain tidak ada,” kata Nita, Rabu 11 Maret 2026.
Sementara itu, cabai rawit merah sudah lebih dulu naik hingga Rp110 ribu per kilogram sejak dua minggu lalu. Kentang juga mengalami kenaikan dari Rp18 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram. Nita menegaskan, stok sebenarnya aman namun konsumsi meningkat sehingga harga terdorong naik.
Kenaikan juga terjadi pada sembako. Pedagang sembako, Iis, mengatakan, minyak curah naik dari Rp20 ribu menjadi Rp26 ribu per liter, sedangkan minyak kemasan 1 liter naik dari Rp17 ribu menjadi Rp20 ribu. Namun, harga telur justru turun dari Rp32 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.
“Aci juga naik dari Rp195 ribu, jadi Rp205 ribu per 25 kilogram. Gula putih dari Rp395 ribu jadi Rp435 ribu. Yang beli masih ada, tapi tidak seramai tahun kemarin. Kalau dulu bisa lima karung, sekarang hanya tiga,” kata Iis.
Untuk daging ayam, pedagang Reno menyebut harga sempat mencapai Rp45 ribu per kilogram saat munggahan, namun kini turun menjadi Rp42 ribu. “Stok aman, pesanan dari rumah makan tetap ada. Tapi pembeli umum berkurang, karena harga dianggap mahal. Biasanya kan Rp38 ribu sampai Rp40 ribu,” kata Reno.
Reno memperkirakan harga akan bertahan hingga Lebaran, dan baru turun sekitar seminggu setelahnya. Sementara itu, pedagang daging sapi Yayah menuturkan harga daging sapi relatif stabil sejak awal bulan puasa, dengan harga Rp140 ribu dan Rp150 ribu per kilogram.
“Stok daging sapi aman, dan permintaan tetap ada. Kami berharap harga bisa stabil dan tidak naik lagi,” kata Yayah.
Dengan kenaikan harga bahan pokok ini, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi Lebaran dengan bijak. (Bambang)
Foto:Bambang/Inspira


