BGN Gelar Bimtek dan Desk SLHS untuk Pastikan Keamanan Pangan SPPG
BANDUNG INSPIRA – Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Desk SLHS yang diikuti seribuan peserta dari perwakilan SPPG, relawan, dan mitra/yayasan yang terlibat aktif dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Haris hotel, Bandung, Sabtu-Minggu (7-8/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin keamanan pangan, mencegah keracunan, dan memenuhi standar kesehatan dengan dasar utama sertifikasi kelayakan dapur, higenitas penjamah makanan, dan kualitas makanan melalui uji laboratorium.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, mengatakan bahwa pelatihan penyambahan makanan ini merupakan salah satu persyaratan untuk mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). “Dengan SLHS ini, kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau produksi-produksi makan bergizi dilaksanakan pada satu tempat yang memang sarana-prasarananya sudah terjamin kebersihannya, kesehatannya,” papar Sony.
Sony menekankan bahwa SPPG harus segera mendaftar untuk proses SLHS dalam waktu 30 hari setelah dinyatakan operasional. Jika tidak, BGN akan menghentikan operasional SPPG. “Apabila 30 hari daftar saja belum, maka BGN akan suspend atau hentikan operasional SPPG,” tegasnya.
Sampai saat ini, sudah ada 25.061 SPPG yang telah diperiksa dan 25 SPPG telah dinyatakan tidak memenuhi persyaratan. “Langsung disana diketahui ada beberapa SPPG yang tidak memenuhi persyaratan. Baru kemudian langsung diberi SP, surat peringatan kesatu, surat peringatan kedua, dan ada juga yang langsung dihentikan,” kata Sony.
Sony mencontohkan bahwa beberapa SPPG memiliki sarana prasarana yang tidak layak, seperti sirkulasi udara yang buruk, suhu ruangan yang tidak sesuai, dan ipal yang tidak memadai. “Contoh pada waktu saya langsung datang ke satu tempat di satu Provinsi, melihat sarana prasarana ini benar-benar memang tidak layak dan langsung saat itu juga dihentikan, karena memang saranannya betul-betul tidak layak,” katanya.
BGN berharap dengan adanya Bimtek dan Desk SLHS ini, SPPG dapat meningkatkan kualitas layanan gizi dan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan. (Bambang)**
Foto:Bambang/Inspira


