Beredar Pesan Polisi Razia Masker Denda Rp250 Ribu, Fakta Atau Hoaks?

BANDUNG INSPIRA,- Sebuah pesan berantai beredar di media sosial WhatsApp yang menyebut kalau Ditlantas Polda akan mengadakan razia masker dan mengenakan denda Rp250.000.

Berikut isi pesan berantai yang dibagikan di WhatApp tersebut:

DARI DITLANTAS POLDA BESOK ADA RAZIA MASKER SERENTAK DI SELURUH INDONESIA, BAIK YANG DIKANTOR, TOKO, BEGKEL MOBIL/MOTOR/LAS DAN WARUNG-WARUNG WARTEG SUNDA. AKAN MELIBATKAN LANGSUNG TURUN LAPANGAN DARI SEMUA LINTAS SEKTOR DARI KEJAKSAAN, POLISI, POM, DLL.

DAN KALAU ADA YANG TIDAK PAKAI MASKER LANGSUNG DI TINDAK BAYAR DITEMPAT RP. 250.000,- TOLONG DI INFOKAN KE KELUARGA, TETANGGA, DAN TEMAN SEMUA, JANGAN SAMPAI KENA DENDA. DEMIKIAN ATAS PERHATIANNYA DISAMPAIKAN TERIMA KASIH.

Terkait kabar yang beredar itu maka Polrestabes Bandung pun buka suara dan mengajak masyarakat supaya tidak mudah percaya dan harus memastikan terlebih dahulu informasi yang diterima.

Melalui akun resmi Instagram Polrestabes Bandung, dijelaskan kalau pihak kepolisian tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu.

“Be smart netizen. Saring before sharing,” kata Polrestabes Bandung dilihat dalam unggahanya di akun Instagram, Senin (7/2/2022).

Kepolisian juga tetap mengingatkan kalau pemakaian masker wajib untuk mencegah penularan Covid-19.

Polrestabes Bandung juga mengingatkan kepada penyebar hoax bahwa mereka dapat diancam Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dijelaskan juga ancaman pidana bagi yang sengaja menyebarkan hoax bisa pidana penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp1 miliar berdasarkan pasal 45a ayat 1 pada UU nomor 19 tahun 2016.

Diketahui, pesan berantai berisi informasi hoaks tersebut kembali ramai dibagikan lagi sejak Januari 2022 melalui banyak grup di media sosial WhatsApp.

Selain Polrestabes Bandung, Berbagai pihak kepolisian di Indonesia juga memastikan kalau informasi tersebut tidak benar alias hoaks. (MSN)