Bapenda Jabar Sukses Raih Pendapatan Pajak Rp300 Juta Lewat Samsore

BANDUNG INSPIRA,- Perdana di bulan Ramadan, Program Samsat Sore atau Samsore yang dicanangkan Bapenda Pemprov Jabar sebagai upaya pemulihan pendapatan daerah selama pandemi digelar di Alun-Alun Kota Bandung pada Sabtu (9/4) sore jelang buka puasa. Alhasil dalam waktu 3 jam, sukses menghimpun pajak Rp 300 juta.

Hal itu dibeberkan Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik. Dijelaskanya, di Alun-alun Bandung, pihaknya mendapat pajak senilai Rp 82 juta. “Namun, jika diakumulasikan dengan Samsore di berbagai kota dan kabupaten lainnya, total pendapatan pajak yang diperoleh hari ini senilai Rp 300 juta,” ungkapnya usai acara.

Lebih jauh, Dedi mengaku optimis untuk raihan pajak tahun ini dapat sesuai dengan target yang diharapkan. Terlebih, kini angka kasus harian COVID-19 di Jabar sudah menurun dengan jumlah angka vaksinasi pun terus mengalami peningkatan.

Bahkan, pihaknya pun tidak tanggung-tanggung untuk menaikam pendapatan pajak daerah, warga diberikan kemudahan lewat diskon pajak.

“Kita ada target kurang lebih Rp 20 triliunan, itu tren dalam setahun, mudah-mudahan kita capai 16 persen, yang kita tentukan target 24 persen, semoga terus naik sampai akhir tahun. Intinya berbagai upaya kami lakukan, termasuk memberikan kemudahan bagi warga,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil turut hadir membagikan ribuan paket makanan untuk masyarakat. Ia pun mengaku mengapresiasi pelaksanaan Samsore yang menyertakan kegiatan berbagi.

“Lewat kegiatan Bapenda ini ada dua hal, yakni sosialisasi soal bayar pajak dan berbagi. Sebanyak 1000 paket makanan kita bagikan kepada masyarakat sekitar khususnya di wilayah Alun-alun Kota Bandung. Minggu depan di Kota Bekasi dan lain-lain, mudah-mudahan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat termasuk dinas lain,” paparnya.

Diakuinya juga, segala sesuatu harus ada pendekatan, lalu komunikasi, kemudian Informasi yang tersampaikan dengan baik. “Kadang ada masyarakat yang tidak tahu membayar pajak, bukan tidak mau. Informasi mengenai pajak dilakukan sambil berbagi, maka masyarakat akan merasa dekat dengan teman-teman di Bapenda atau Samsat,” tandas Athalia. (Tri)

Leave a Reply

Your email address will not be published.