Bapelitbangda KBB Gelar Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah

BANDUNG BARAT, INSPIRA,- Semua organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) didorong untuk bisa melakukan inovasi program kerja untuk diimplementasikan ke dalam pembangunan di masyarakat.

Untuk merangsang hal tersebut Pemda KBB menyelenggarakan Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah yang digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) dalam rangkaian HUT ke-15 KBB.

Hasil evaluasi Dewan Juri yang terdiri dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan, Dekan Teknik Mesin ITB Prof Tatacipta Dirgantara dan Peneliti Madya BP2D Jabar Dewi Gartika, ada sejumlah inovasi dari setiap OPD di lingkungan Pemda KBB.

Inovasi perangkat daerah itu untuk pertama kalinya dikompetisikan di Pemda KBB. Padahal pemerintah pusat dan pemerintah provinsi secara rutin melakukan penilaian inovasi-inovasi daerah.

Di tingkat pusat, biasa digelar melalui Inovation Goverment Award (IGA) dan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) untuk Provinsi Jawa Barat (Jabar).

“Kompetisi perangkat daerah yang diinsiasi Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pembangunan Daerah ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah,” kata Plt Bupati Hengki Kurniawan.

Menurutnya hal itu sebagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, peningkatan daya saing daerah dan menumbuhkan ‘One Agency One Innovation’.

Selain itu, melalui inovasi perangkat daerah diharapkan dapat memecahkan setiap masalah terkait jalannya pemerintahan.

“Saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada perangkat daerah yang sudah mengikuti kompetisi. Semoga bisa menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan Pemda KBB,” imbuhnya.

Kepala Bapelitbangda KBB, Asep Wahyu menyebutkan, kompetisi inovasi perangkat kerja tersebut diikuti 25 perangkat daerah se-Pemda KBB. Hasil inovasi yang dikirimkan dari 25 Perangkat Daerah ini, sebanyak 40 inovasi, namun 13 inovasi tidak menyertakan persyaratan sebagai kelengkapan penilaian.

Berdasarkan dari hasil penilaian dewan juri, ada beberapa hasil inovasi perangkat daerah yang akan disertakan ke kompetisi tingkat provinsi atau nasional. Biasanya dalam kompetisi tersebut, Pemda diperkenankan untuk mengirimkan beberapa inovasi terbaiknya.

“Insha Allah, ke depannya kita akan mengembangkan lagi kompetisi inovasi daerah ini tidak hanya untuk perangkat daerah saja. Sangat memungkinkan juga, akan ada kompetisi inovasi masyarakat,” imbuhnya. (Advertorial)


Leave a Reply

Your email address will not be published.