Bangun Kekuatan Ekonomi, Pemerintah KBB Libatkan Masyarakat

BANDUNG BARAT, INSPIRA – Progres pembangunan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Meskipun sempat terdampak pandemi Covid-19 namun perlahan tapi pasti saat ini geliat pembangunan dan ekonomi kembali berputar.

Melalui visi misi AKUR (Aspiratif, Kreatif, Unggul, dan Religius), KBB yang kini sudah menginjak usia 15 tahun sudah menorehkan sejumlah prestasi.

Pembangunan infrastruktur juga terus digenjot dari mulai wilayah utara yang berbatasan dengan Subang hingga di selatan berbatasan dengan Cianjur.

“Kita terus berusaha mewujudkan visi misi dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan demi terwujudnya masyarakat KBB yang lebih sejahtera dan berkah,” kata Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan.

Hengki ingin pembangunan di KBB berorientasi kepada keterlibatan masyarakat dan untuk masyarakat. Pembangunan juga harus merata, sehingga program pengembangan ekonomi, sumber daya manusia, dan optimalisasi sumber daya alam bisa optimal agar bisa mewujudkan KBB ekonomi kuat 2030.

Berdasarkan data secara umum capaian pembangunan manusia di KBB tahun 2021 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Laju pertumbuhan ekonomi KBB juga mengalami peningkatan hingga mencapai 3,19% dari target sebesar 6,11%. Sedangkan laju pertumbuhan penduduk dapat ditekan hingga mencapai 1,62% atau menurun dari tahun 2020 yang mencapai 1,65%.

Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2021 mencapai 68,29 atau menurun sebesar 0,21 poin dari tahun 2020.

Untuk persentse penduduk miskin mengalami peningkatan menjadi 11,30% dari 10,49% pada tahun sebelumnya akibat terkena imbas pandemi Covid-19 yang melanda selama dua tahun terakhir. Di bidang kesehatan, capaian vaksinasi Covid-19 juga terus meningkat.

Bahkan jika dibandingkan kabupaten lainnya, capaian vaksinasi dosis pertama di KBB yang tertinggi di Jawa Barat.

Sedangkan hingga akhir Juli 2022 capaian vaksinasi dosis tiga (booster) sudah mencapai sekitar 35% dan terus meningkat. Pada sektor pekerjaan umum persentase panjang jalan yang dibangun dalam kondisi baik sampai akhir 2021 adalah sepanjang 332,375 KM atau mencapai 63,24% dari panjang jalan kabupaten sepanjang 525,570 KM. Untuk rehabilitasi 47 daerah irigasi (DI) permukaan atau 68,42% areal daerah irigasi dalam kondisi baik.

“Alhamdulillah progres pembangunan di berbagai sektor bisa terus berjalan pascapandemi Covid-19, semoga bisa menumbuhkan perekonomian di masyarakat,” harapnya. Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) KBB, Asep Wahyu menambahkan, pertumbuhan perekonomian nasional dan daerah pascapandemi Covid-19 terus digenjot. Pihaknya pun sudah menyusun 11 program pembangunan prioritas untuk dilaksanakan di KBB.

“Sekarang perkembangannya terus muncul, salah satu indikatornya Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat KBB mencapai 72,52 tahun atau mengalami peningkatan sebesar 0,18 tahun dari 2020. Kemudian harapan lama sekolah pertahunnya mencapai 11,88 tahun dari rata-rata lama sekolah 8,20 tahun,” sebutnya. (Advertorial)


Leave a Reply

Your email address will not be published.