Asal-usul Maulid Al Barzanji, Apa Isi Kandungannya?

RISALAH INSPIRA,- Kitab maulid barzanji merupakan bacaan yang berisi pujian, doa, serta syair kisah perjalanan baginda Nabi Muhammad SAW.

Bacaan ini populer di kalangan masyarakat hingga tersebar luas ke pelosok negeri, baik Timur atau Barat. Di Indonesia sendiri umum dilakukan terutama oleh kaum Nahdliyyin.

Di banyak kalangan Arab dan non-Arab menghafal Maulid Al Barzanji. Biasanya Barzanji dibacakan dalam acara keagamaan seperti pengajian, khitanan, aqiqah, dan lainnya.

Isi yang terkandung dalam maulid Al Barzanji merupakan khulasa (ringkasan) Sirah nabawiyah yang meliputi kisah kelahiran beliau, pengutusannya sebagai rasul, hijrah, akhlak, peperangan hingga wafatnya Rasulullah SAW.

Namun siapakah yang menciptakan Maulid Al Barzanji?

Asal-usul Maulid Al Barzanji

Maulid Al Barzanji merupakan salah satu karya Syaikh Ja’far bin Hasan bin Abdul Karim bin Muhammad Al-Barzanji. Dalam buku Maulid Al-Barzanji Dilengkapi Transliterasi dan Terjemah dijelaskan bahwa beliau adalah seorang hakim terkenal dari madzhab Maliki yang bermukim di wilayah Madinah.

Beliau merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW dari keluarga Sa’adah yang berasal dari Barzanj, Irak yang lahir pada awal bulan Zulhijjah tahun 1126.

Syaikh Ja’far dikenal dengan keilmuan dan amal shalihnya. Selain itu akhlaknya yang terpuji, jiwa yang bersih, pemaaf, zuhud, serta selalu berpegang pada Alquran dan Sunnah.

Sebenarnya, judul asli maulid tersebut adalah Iqdul Jawahir fi Mawlid an-Naby al-Azhar, namun masyarakat lebih mengenalnya dengan nama Maulid Barzanji. Mulanya, Maulid Barzanji dikarang untuk mengikuti sayembara penulisan riwayat Nabi Muhammad SAW.

Sayembara yang diadakan oleh Salahuddin al-Ayyubi ini diikuti oleh seluruh ulama dan sastrawan saat itu. Dan Syekh Ja’far al-Barzanji berhasil memenangi sayembara tersebut dengan kitabnya yang berjudul Maulid Barzanji.

Sebagaimana Maulid Diba’, kitab Maulid Barzanji sangat masyhur di Indonesia. Syair-syair menakjubkan yang terdapat di dalamnya berisi kisah tentang riwayat hidup Nabi Muhammad Saw.

Karena tidak dimaksudkan sebagai buku sejarah, kitab Maulid Barzanji tidak memuat informasi tentang tanggal, bulan, maupun tahun suatu peristiwa sejarah secara detail.

Meskipun demikian, syair dan prosa yang ada di dalam kitab Maulid Barzanji mengandung nilai sastra yang sangat tinggi. Selain itu, bahasanya sangat kuat, pilihan diksinya apik dan serasi, serta metafornya indah. (GIN)