Antisipasi Kenaikan Harga Di Bulan Ramadan,Farhan Akan Turun Langsung Pantau Harga Ke Pasar Tradisional
BANDUNG INSPIRA – Guna mengantisipasi kenaikan harga di bulan Ramadan,Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memantau pasar tradisional mulai Kamis mendatang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan kenaikan harga tertinggi terjadi pada harga cabai rawit merah yang naik menjadi Rp99.000/kg, dari harga sebelumnya Rp85.000-Rp86.000/kg.
“Minggu-minggu ini ya. Tadi yang harga naik itu tetap cabai rawit merah. Kalau cengek hejo atau cengek domba itu naiknya tinggi sekali. Itu cabai rawit merah namanya. Sementara cabai rawit biasa tidak naik,” ujar Farhan, Senin (23/02/2026).
Selain cabai rawit merah, cabai merah keriting yang biasa digunakan untuk bumbu masakan juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan.
Sementara itu, harga beras terpantau stabil. Untuk komoditas protein hewani, telur dan daging ayam relatif stabil, namun harga daging sapi mengalami kenaikan.
Farhan menjelaskan, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh kombinasi antara menurunnya produksi akibat curah hujan yang tinggi dan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.
“Ini ada kombinasi antara produksi yang menurun akibat hujan tinggi, sementara permintaan meningkat. Karena orang Bandung sangat senang makan sambal. Tidak ada hidup tanpa sambal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, mengungkapkan bahwa lonjakan harga paling terasa terjadi pada cabai rawit merah.(Bambang)**
Foto:Bambang/Inspira


