Andri Rusmana Soroti Keterbatasan Anggaran dan Minta Pembangunan Lebih Terarah
BANDUNG INSPIRA – Anggota DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana, menyoroti keterbatasan anggaran Pemkot Bandung yang dinilai belum mampu menjawab kebutuhan besar sektor infrastruktur. Dengan anggaran sekitar Rp500 miliar, ia menilai pemerintah perlu menetapkan skala prioritas yang jelas.
“Kalau dibagi rata ke semua sektor, itu sama saja seperti menggarami lautan. Tidak akan kelihatan hasilnya,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).
Menurut Andri, Pemkot Bandung perlu memiliki fokus anggaran tahunan agar hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat. Ia mencontohkan, penentuan prioritas bisa dilakukan secara bergilir, misalnya tahun ini difokuskan pada penanganan banjir, tahun berikutnya pada masalah sampah, dan selanjutnya isu lain, sehingga progres pembangunan terlihat jelas.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu juga menilai kemampuan fiskal Bandung masih tertinggal dibanding kota besar lain seperti Surabaya dan Medan. Ia mengingatkan agar anggaran daerah tidak banyak terserap untuk kegiatan seremonial dan lebih diarahkan pada persoalan strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Terkait banjir, Andri menekankan pentingnya penyelesaian masterplan drainase yang belum rampung serta perlunya pemetaan dari hulu ke hilir. Ia juga mendorong koordinasi antarwilayah untuk menuntaskan persoalan air.
“Banyak saluran air dari Kabupaten Bandung ke Kota Bandung yang menyempit bahkan ada yang tertutup. Ini perlu dibicarakan dengan pemerintah kabupaten dan provinsi agar solusinya terintegrasi,” ujarnya.
Andri berharap Pemkot Bandung dan DPRD dapat menyusun prioritas anggaran yang lebih terarah dan realistis di tengah keterbatasan fiskal. Ia menekankan, tantangan kota yang semakin kompleks harus dihadapi dengan perencanaan matang serta fokus yang jelas agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi warga. (Adelya) **
Foto: Web DPRD Kota Bandung


