Amigdala Buka Suara Usai Dituding Melanggengkan Kekerasan pada Perempuan

JAKARTA INSPIRA,- Band indie Amigdala akhirnya angkat bicara usai dituding melanggengkan kekerasan pada perempuan. Amigdala membuat pernyataan sikapnya di Instagram.

Amigdala dalam unggahannya itu memberikan 3 poin pernyataan. Secara garis besar Amigdala meminta agar korban, mantan vokalisnya, Aya Canina menerima keadilan.

1. Amigdala berkomitmen akan memenuhi tuntutan yang diberikan oleh penyintas kepada kami;

2. Amigdala berkomitmen untuk berpihak secara penuh kepada penyintas termasuk memberikan ruang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual;

3. Amigdala mendukung penuh pilihan penyintas untuk mendapatkan keadilan dan pemulihan.

Lebih lanjut, Amigdala mengakui kesalahan mereka karena abai dengan kasus dugaan kekerasan yang dialami Aya Canina. Karena hal ini Amigdala mengaku akan kembali memperbaiki diri.

“Kami mengakui bahwa kami telah abai dan membiarkan kekerasan terjadi sekian lama dalam tubuh kami, maka dari itu kami berkomitmen untuk belajar dan menyikapi kasus kekerasan seksual secara serius dan mengutamakan pemenuhan hak-hak penyintas,” tulis Amigdala dalam unggahannya lagi.

Amigdala berkomitmen untuk segera mengambil sikap jika dikemudian hari terjadi hal serupa. Namun sebelum itu, Amigdala juga akan memerangi hal yang sensitif ini.

“Kami juga berkomitmen untuk tidak lagi melakukan kelalaian dan pengabaian dan juga memastikan tidak ada lagi kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kami. Selain itu, kami akan secara serius untuk membentuk panduan penanganan kekerasan seksual dan juga, melakukan klarifikasi nilai agar ke depannya kami tidak abai dan lalai dalam menyikapi kejadian serupa,” tegasnya.

Diketahui, sebelumnya Aya Canina menjelaskan alasannya hengkang dari Amigdala pada 2020.

Tak lain karena Aya Canina mengalami kekerasan dari mantan kekasih yang juga salah satu personel Amigdala. Hal ini ia umumkan di Instagram Storiesnya baru-baru ini.

“Saya keluar dari Amigdala karena saya mengalami kekerasan dalam pacaran selama rentang waktu 3,5 tahun itu (hingga hengkang), dan itu sangat memengaruhi kondisi mental saya,” ujar Aya Canina.

Selain itu, Aya Canina pun sempat menjelaskan sosok mantan kekasih yang diduga melakukan kekerasan padanya.

Aya Canina menyebut, laki-laki itu adalah rekan sesama Amigdala yang menjadi vokal ke 2 serta lead gitar. Tentunya, laki-laki ini kerap bernyanyi di panggung bersama Aya Canina.

“Siapa pacar saya waktu itu? Vocal 2 sekaligus lead gitar. Orang yang selalu bernyanyi bersama saya,” tegas Aya Canina.

Dalam kejadian kekerasan itu, Aya Canina tak dibantu oleh personel lainnya. Ia menegaskan, teman-temannya yang lain justru melanggengkan hal tersebut. (GIN)