Ade Yasin Diciduk KPK, Setelah Dulu Kakaknya Pernah Ditangkap 2 Kali

BOGOR INSPIRA,- Bupati Bogor Ade Yasin ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada hari Rabu, (26/4/2022) malam.

Ade Yasin menjadi Bupati Bogor kedua yang ditangkap KPK setelah Rachmat Yasin. Keduanya memiliki hubungan keluarga, karena adik dari Rachmat Yasin.

Menurut informasi, penangkapan Bupati Bogor Ade Yasin oleh KPK ini berkaitan dengan dugaan suap.

Selain Bupati Bogor Ade Yasin, KPK dalam OTT itu juga turut mengamankan sejumlah orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat.

OTT terhadap Bupati Bogor Ade Yasin dilakukan pada Selasa, 26 April 2022 malam hingga Rabu 26 April 2022 malam.

“Benar, tadi malam sampai pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat. Di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya,” terang Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Hingga kini belum diketahui secara rinci kasus yang menjerat Ade Yasin dan beberapa orang dari BPK Jabar tersebut. Sejauh ini masih belum ada keterangan lengkap dari KPK.

Ade Yasin merupakan adik dari Rachmat Yasin yang menjabat Bupati Bogor periode sebelumnya.

Rachmat Yasin menjadi bupati selama dua periode. Namun di periode kedua 2013-2018 saat bersama Nurhayanti, ia ditangkap KPK.

Rachmat Yasin ditangkap tanggal 7 Mei 2014 dan dijemput tim KPK di rumah pribadinya, di Jalan Wijaya Kusumah Nomor 103, Kompleks Taman Yasmin, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Ia diduga terkait dengan pengusutan izin Rancangan Umum Tata Ruang di Bogor, Puncak, dan Cianjur. Pada kasus itu ia divonis 5,5 tahun penjara. Sementara setelah keluar dari penjara, Rachmat Yasin kembali diseret ke pengadilan atas kasus gratifikasi.

Pada 22 Maret 2021 di Pengadilan Tipikor Bandung, Majelis hakim menjatuhkan vonis kepada Rachmat Yasin selama 2 tahun 8 bulan penjara karena terbukti terlibat perkara gratifikasi. Majelis hakim turut menghukum Rachmat Yasin membayar denda sebesar Rp 200 juta. (MSN)

Leave a Reply

Your email address will not be published.