Arus Balik di Terminal Leuwipanjang Mulai Mengalami Lonjakan
BANDUNG INSPIRA – Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat mengatakan bahwa berdasarkan data terbaru, jumlah penumpang yang datang di terminal Leuwipanjang pada H+3 Lebaran,Selasa ini, mencapai sekitar 5.968 orang. Mayoritas penumpang berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, dan Depok.
“Untuk kedatangan dilayani oleh sekitar 250 hingga 300 bus. Sementara untuk keberangkatan, jumlahnya sekitar 5.200 penumpang dengan dukungan 200 hingga 300 bus,” ujar Asep saat ditemui di kantornya, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, wilayah Bogor, Depok, dan Cibinong menjadi daerah dengan jumlah kedatangan terbanyak. Di sisi lain, tujuan keberangkatan penumpang juga didominasi ke wilayah yang sama, sehingga arus datang dan berangkat saat ini relatif berimbang.
Menurut Asep, lonjakan arus balik sebenarnya sudah terlihat sejak H+2 Lebaran, dan H+3 menjadi puncak terakhir pergerakan penumpang. Hal ini seiring dengan akan dimulainya kembali aktivitas kerja bagi sebagian masyarakat.
“Lonjakan paling signifikan sudah terlihat sejak kemarin, dan hari ini menjadi puncak terakhir karena besok sebagian masyarakat sudah mulai kembali bekerja,” jelasnya.
Untuk sejumlah tujuan jarak jauh seperti Bali, Yogyakarta, dan Surabaya, tiket dilaporkan telah habis terjual. Pemesanan tiket kini banyak dilakukan secara daring melalui agen perjalanan maupun aplikasi seperti TikTok, sehingga penumpang yang datang langsung ke terminal kerap tidak mendapatkan tiket.
Sebagai langkah antisipasi, pihak terminal bekerja sama dengan perusahaan otobus (PO) untuk menambah armada cadangan. Setiap penambahan armada harus melalui proses verifikasi administrasi dan kelayakan operasional sebelum diizinkan beroperasi.
“Beberapa PO sudah menambah armada bantuan, salah satunya yang menambah dua unit bus. Ada juga tambahan untuk rute lain seperti ke Bali, meskipun sempat mengalami keterlambatan akibat kondisi penyeberangan di Gilimanuk,” tambahnya.
Di sisi lain, sempat terjadi penumpukan penumpang pada H+1 dan H+2 Lebaran di wilayah Cikampek. Kondisi ini dipicu kemacetan di jalur tol yang dipadati kendaraan besar seperti truk.
Meski demikian, situasi tersebut berhasil diatasi melalui penambahan armada, sehingga tidak ada penumpang yang terlantar.
Secara keseluruhan, arus balik di Terminal Leuwipanjang masih tergolong tinggi, dengan jumlah keberangkatan sekitar 5.200 penumpang. Namun, keseimbangan antara arus datang dan berangkat menunjukkan mobilitas masyarakat pasca-Lebaran tetap berjalan lancar dan terkendali.
Pihak terminal juga mengimbau kepada penumpang untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan, termasuk memeriksa jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket. (Bambang)**
Foto:Bambang/Inspira


