Pembangunan Fisik Jalur BRT Akan Segera Dilakukan Akhir Februari 2026
BANDUNG INSPIRA – Progres pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya saat ini masih menunggu penyelesaian dokumen perencanaan dan kontrak lelang jalur BRT. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, mengatakan bahwa perencanaan dari konsultan baru akan rampung pada akhir Februari.
Menurut dia,Pembangunan jalur BRT belum dimulai karena kontrak baru akan keluar pada bulan ini. Sementara itu, kontrak untuk rehabilitasi shelter sudah ada, tetapi detailnya masih perlu dikonfirmasi.
“Kita sudah rapat kemarin. Beberapa kontrak sudah keluar terkait rehabilitasi shelter. Tapi untuk jalur BRT sendiri, perencanaan dari konsultan baru rampung akhir Februari. Progres pelaksanaan lelang sudah berjalan,” kata Iskandar Zulkarnain, Senin (02/02/2026).
Menurut zulkarnain Informasi terkait armada BRT belum lengkap dan masih menunggu dokumen detail engineering design (DED). Dokumen ini diperlukan karena beberapa titik jalur bersinggungan dengan usaha masyarakat seperti area parkir.
Proses komunikasi akan dilakukan oleh aparat kewilayahan dan tim BRT untuk mensosialisasikan pembangunan BRT kepada masyarakat. Namun, detail pembangunan seperti jumlah titik dan luas shelter, harus menunggu kontrak dan dokumen resmi.
Kontrak yang sudah ada saat ini adalah untuk pemenang lelang. Sementara lelang pembangunan jalur BRT masih berlangsung, dan kontraknya direncanakan keluar pada Februari. Pembangunan fisik jalur BRT Bandung baru akan dimulai setelah kontrak dan dokumen perencanaan resmi rampung.
“Kontrak yang ada adalah kontrak untuk pemenang lelang. Proses lelang untuk pembangunan jalur masih berjalan. Tapi kontraknya direncanakan Februari. Dengan demikian, meski progres administratif dan lelang berjalan. Pembangunan fisik jalur BRT Bandung baru akan dimulai setelah kontrak, dan dokumen perencanaan resmi rampung,” tandas dia.(Bambang)
foto:istimewa


