Penurunan Kabel Udara Kota Bandung Ditargetkan Rampung 100 Persen Tahun ini
BANDUNG INSPIRA – Pemerintah Kota Bandung terus menegaskan komitmennya dalam menata wajah kota melalui penertiban kabel optik yang semrawut di berbagai ruas jalan. Dalam proses penertiban tersebut, seluruh operator telekomunikasi menyatakan kesiapan untuk bersikap kooperatif dan mendukung langkah pemerintah.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan bahwa kunci utama keberhasilan penertiban kabel optik adalah komitmen dan kepatuhan seluruh operator. Ia menegaskan bahwa secara prinsip seluruh operator telah menyatakan kesediaannya untuk mengikuti aturan yang ditetapkan Pemkot Bandung.
“Penertiban ini memang membutuhkan sikap kooperatif dari semua operator. Alhamdulillah, semua operator menyatakan bersedia untuk kooperatif. Sekarang tinggal kita mendorong agar komitmen itu diwujudkan dalam bentuk koneksi yang jelas,” ujar Farhan, Rabu (21/1/2026).
Farhan menjelaskan bahwa proses penertiban dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Tahap pertama adalah pernyataan kesediaan dari masing-masing operator. Setelah itu, setiap perusahaan wajib menyampaikan secara jelas jadwal pelaksanaan koneksi kabel, termasuk tanggal dan lokasi pengerjaannya.
Farhan menegaskan bahwa Pemkot Bandung tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan operator yang tidak patuh terhadap komitmen yang telah disepakati. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah kembali menerbitkan surat perintah penertiban hingga pemotongan kabel secara langsung.
“Kalau saya lihat kepatuhannya kurang, saya akan keluarkan lagi surat perintah. Kalau masih tidak dilaksanakan, ya saya potong,” paparnya.
Ia juga menekankan penertiban kabel optik, tidak bisa dilakukan secara serampangan tanpa mempertimbangkan dampak lanjutan. Ia mencontohkan kawasan Buahbatu yang telah lebih dulu dilakukan penataan kabel. Besar volume limbah kabel hasil penertiban menjadi salah satu alasan Pemkot Bandung memilih pendekatan kolaboratif dan terencana.
Lebih jauh Farhan menegaskan, komitmen tersebut setidaknya mencakup tiga hal utama, yakni persiapan yang matang, pelaksanaan yang terkoordinasi, serta penanganan pasca pelaksanaan, termasuk pengelolaan limbah kabel dan pemulihan kondisi lingkungan. Dengan komitmen yang jelas, penataan kabel optik di Kota Bandung dapat berjalan tertib dan berkelanjutan.
“Komitmennya itu ada tiga. Satu, persiapan. Dua, pelaksanaan. Tiga, pasca pelaksanaan. Kalau ini dijalankan dengan baik, saya yakin penataan kabel optik di Kota Bandung bisa berjalan tertib dan berkelanjutan,” tandasnya. (Bambang)**
Foto: Bambang/Inspira


