Babakan Siliwangi Jadi Panggung Digital Musisi Jalanan di Bandung
BANDUNG INSPIRA – Aktivitas musisi jalanan di Kota Bandung menunjukkan adaptasi baru seiring perkembangan teknologi digital. Sejumlah musisi jalanan terlihat bernyanyi sambil menyiarkan penampilan mereka secara langsung melalui media sosial di jalur pejalan kaki Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini.
Babakan Siliwangi dipilih karena memiliki daya tarik visual yang kuat. Dinding berwarna-warni serta keberadaan hutan kota di kawasan tersebut dinilai mampu memperkuat tampilan visual siaran langsung dan menarik perhatian penonton di platform digital.
Fenomena ini mencerminkan perubahan pola berkarya musisi jalanan yang tidak lagi hanya mengandalkan interaksi langsung dengan pejalan kaki, tetapi juga menjangkau audiens yang lebih luas melalui media sosial. Siaran langsung menjadi sarana untuk memperluas eksposur sekaligus membuka peluang dukungan finansial dari penonton daring.
Seiring meningkatnya persaingan konten di platform digital, para musisi jalanan kini semakin selektif dalam memilih lokasi tampil. Faktor estetika latar belakang menjadi pertimbangan penting agar konten yang disajikan mampu bersaing dan menarik minat penonton di tengah padatnya arus siaran langsung.
Babakan Siliwangi sendiri dikenal sebagai salah satu ruang terbuka hijau ikonik di Kota Bandung. Selain berfungsi sebagai paru-paru kota, kawasan ini juga berkembang menjadi ruang publik yang mendukung aktivitas seni dan ekspresi kreatif masyarakat.
Pengamat seni urban menilai, pemanfaatan ruang publik yang dipadukan dengan media digital menunjukkan pergeseran ekosistem seni pertunjukan di perkotaan. Musisi jalanan tidak hanya beradaptasi dengan perubahan zaman, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk mempertahankan keberlanjutan karya mereka.
Kehadiran musisi jalanan di Babakan Siliwangi turut menambah dinamika kawasan tersebut sebagai ruang publik yang hidup. Aktivitas ini memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif yang memberi ruang bagi seni, budaya, dan inovasi di tengah kehidupan perkotaan. (Fahmi)**
Sumber Foto: Ayo Bandung


