BPBD Kota Bandung Alihkan Sosialisasi Kebencanaan Tatap Muka Menjadi Sosialisasi Visual Melalui Video
BANDUNG INSPIRA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung telah meluncurkan strategi baru dalam sosialisasi kebencanaan dengan memanfaatkan media video. Langkah ini diambil untuk meningkatkan jangkauan edukasi kebencanaan kepada masyarakat yang lebih luas.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, mengungkapkan bahwa sosialisasi kebencanaan secara tatap muka hanya menjangkau sekitar 2% dari total penduduk Kota Bandung. Oleh karena itu, BPBD Kota Bandung beralih ke pendekatan berbasis video untuk meningkatkan jangkauan edukasi kebencanaan.
“Kalau tatap muka, baru sekitar dua persen dari total penduduk Kota Bandung yang kami jangkau,” kata Didi Ruswandi, Rabu, kemarin.
BPBD Kota Bandung telah menyalurkan video-video kebencanaan ke satuan pendidikan aman bencana (SPAB) di Kota Bandung. Video tersebut tidak hanya sebagai media sosialisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan literasi kebencanaan di kalangan pelajar.
“Untuk meningkatkan jangkauan, kami akan menggunakan pendekatan video. Satuan pendidikan aman bencana sudah kami beri video,” ucapnya.
Dengan menggunakan pendekatan ini, BPBD Kota Bandung berharap bahwa informasi kebencanaan dapat disebarkan ke siswa dan kemudian ke keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan melakukan tindakan mandiri saat menghadapi situasi bencana.
“Kami berharap, informasi ini bisa disebarkan ke siswa agar mereka bisa melakukan tindakan mandiri saat bencana. Karena kami menilai, pemanfaatan media digital menjadi salah satu kunci dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat di tengah potensi bencana yang terus meningkat. Terutama di wilayah perkotaan padat penduduk seperti Kota Bandung,” tandasnya. (Bambang)**
Foto: Bambang/Inspira


