• BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
LIVE TV
LIVE TV
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
ARTIKEL LAINNYA, DAERAH

Penghujung Tahun Harga Kepomas Relatif Stabil, Ketersediaan Beras Aman Hingga 6 Bulan Kedepan

Tri Widiyantie 31 December 2025 0 Comments

BANDUNG INSPIRA – Perum Bulog Cabang Bandung bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung melakukan pemantauan langsung terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dan ketersediaan stok pangan di Pasar Tradisional Kosambi, Kota Bandung, Rabu (31/12/2025). Sebelumnya, pantauan dilakukan ke dua lokasi yaitu pasar Sederhana dan Jogya Jalan Sunda.

Monitoring yang juga melibatkan Satgas Pangan Polda Jabar serta Bulog Kanwil Jabar ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, yang biasanya diiringi peningkatan permintaan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Perum Bulog Cabang Bandung, Ashville Nusa Panata memastikan stok beras di wilayah Bandung Raya dalam kondisi aman. Saat ini, Bulog Cabang Bandung memiliki cadangan beras sekitar 19.500 ton yang tersimpan di gudang, di luar beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun beras lainnya yang telah disalurkan ke berbagai ritel.

“Kami nyatakan dalam kondisi aman untuk stok beras, di Cabang Bandung Raya ketersediaan sekitar 19.500 ton di gudang, di luar beras SPHP dan beras lainnya yang sudah kami sebar ke ritel-ritel, baik pasar modern maupun tradisional. Insyaallah, stok tersebut mencukupi,” ujar Ashville usai pemantauan di pasar Kosambi, Rabu (31/12/2025).

Lebih jauh Ashville menambahkan, kondisi pasokan pangan di Kota Bandung telah dipantau secara berkala dalam beberapa minggu terakhir. Berdasarkan hasil koordinasi dengan dinas terkait, distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala berarti.

“Untuk wilayah Bandung, kami pantau sejak beberapa minggu ke belakang. Kondisinya sangat stabil, dan pasokan juga sudah dicek bersama teman-teman dari dinas, semuanya aman,” tuturnya.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menyebutkan bahwa secara umum ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar masih relatif stabil. Bahkan, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga meskipun kondisi cuaca masih didominasi hujan.

“Kondisi ketersediaan dan harga masih stabil. Ada beberapa komoditas yang justru mengalami penurunan. Memang sifatnya fluktuatif, seperti ayam dan sayuran. Tapi tadi kami lihat, mulai dari beras, ketersediaannya aman dan harganya stabil,” katanya.

Berdasarkan pantauan Berita Inspira untuk harga di pasar Kosambi, cabai rawit domba yang sebelumnya Rp100.000/kg kini turun menjadi sekitar Rp80.000 per kilogram. Penurunan ini dinilai cukup positif di tengah tingginya kebutuhan masyarakat jelang malam pergantian tahun. “Mudah-mudahan tetap stabil meskipun cuaca masih hujan,” ucapnya.

Sementara, untuk komoditas protein hewani, Ronny menyebut harga daging sapi dan daging ayam juga relatif stabil. Bahkan, harga daging ayam mengalami penurunan dibandingkan pertengahan bulan lalu.

“Tadi daging ayam di angka Rp40.000 per kilogram, sebelumnya Rp42.000. Telur juga turun, sekarang rata-rata Rp31.000 per kilogram, bahkan ada yang Rp29.000 sampai Rp30.500. Jadi secara umum ada tren penurunan,” ungkapnya.

Ronny juga menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan, terutama menjelang malam puncak Nataru yang biasanya diiringi lonjakan konsumsi. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Ketersediaan dan harga bahan pokok di Kota Bandung masih relatif stabil,” tandasnya. (Tri/Tim Berita Inspira)**

Foto : Tri/Inspira

Previous Post
Dua Ribu Lebih Sopir Diliburkan Saat Tahun Baru, Diberi Kompensasi Rp500 Ribu
Next Post
Outlook Zakat 2026: Meneguhkan Ketahanan Sosial Bangsa

Berita Lainnya

BPN Kota Bandung Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Lindungi Aset Umat dari Sengketa
BERITA INSPIRA

BPN Kota Bandung Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Lindungi Aset Umat dari Sengketa

09 January 2026
Walikota Bandung Instruksikan Nobar Persib vs Persija di Seluruh Kecamatan
BERITA INSPIRA

Walikota Bandung Instruksikan Nobar Persib vs Persija di Seluruh Kecamatan

09 January 2026
FPCI Nilai Serangan AS ke Venezuela Langgar Hukum Internasional
BERITA INSPIRA

FPCI Nilai Serangan AS ke Venezuela Langgar Hukum Internasional

09 January 2026
RSHS Bandung Rawat 10 Pasien Super Flu, Warga Diminta Tidak Panik
BERITA INSPIRA

RSHS Bandung Rawat 10 Pasien Super Flu, Warga Diminta Tidak Panik

08 January 2026

Leave A Comment Cancel

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Rubrik

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle
logo inspira putih-01

Inspira Insight & Creative Hub adalah perusahaan riset, konten digital, dan produksi program TV yang menyatukan data, kreativitas, dan media untuk menghasilkan tayangan yang relevan dan berdampak.

Rubrik Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle

Support

  • Tentang Inspira
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Business Inquiries
  • Download Compro Inspira
  • Download Rate Card

Kontak

Ruby Commercial No.68-70 Summarecon, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295


Tlp/Wa :

0813 2031 5955

0821 1827 7124

Facebook Youtube Instagram Tiktok

Copyright 2025 – INSPIRA INSIGHT & CREATIVE HUB

Welcome Back!
Create Free Account

It's free. No subscription required

or
Lost your password?
By registering, you agree to Streamvid's Terms of Use and Privacy Policy

WhatsApp us