• BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
LIVE TV
LIVE TV
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
BERITA INSPIRA, HEADLINE NEWS, NASIONAL

Jabar gandeng “Gudang Ada” untuk tingkatkan digitalisasi UMKM

InspiraTV 21 September 2022 0 Comments

BANDUNG INSPIRA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melakukan berbagai upaya agar pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) biaa memanfaatkan digitalisasi dalam memasarkan produknya, salah satunya dengan melakukan kerja sama dengan lokapasar (marketplace).

“Salah satunya ini ya lewat acara ini (bekerja sama dengan marketplace GudangAda). Jadi kita mengupayakan pendampingan lewat UMKM Juara dan beberapa marketplace seperti pada acara hari ini,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat Kusmana Hartadji, di Gedung Sate Bandung, Rabu.

Ditemui seusai acara penandatangan nota kesepakatan dengan salah satu marketplace terkait penguatan ekosistem ekonomi digital, Kusmana mengatakan Pemprov Jabar tetus mendorong 79 persen pelaku UMKM untuk memanfaatkan digitalisasi dalam memasarkan produk usahanya.

Dia menuturkan saat ini dari 4,6 juta pelaku UMKM dan baru 21 persen yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi saat ini.

Ia mengatakan, rendahnya pelaku UMKM go digital karena memang kebiasaan pelaku usaha yang memanfaatkan teknologi informasi itu sekedar database awal saja.

“Sebagai data saja, sepertinya dia menjadi bisa menjadi informasi. Nah ini jadi gaptek tapi kan sekarang mah sudah tidak mungkin lagi gaptek. Orang belanja ibu-ibu kan sudah memanfaatkan teknologi, malas keluar cukup dengan beberapa marketplace,” katanya.

Melalui Program UMKM Juara, kata dia, pelaku usaha diberikan pendampingan dari para ahli dan materi yang diberikan tidak hanya tentang pemasaran tapi penguatan sumber dayanya untuk “on boarding”

“Alhamdulillah melalui program UMKM Juara yang go digital bertahap. Kami juga berupaya juga karena di masa pandemi untuk digitalisasi itu bukan lagi pilihan tapi kewajiban. Kalau pelaku UKM tidak memanfaatkan itu sudah ketinggalan,” ujar dia.

Upaya Pemprov Jabar dengan menggandeng beberapa marketplace, untuk meningkatkan digitalisasi pelaku UMKM juga bagian dari Pentahelix.

“Kita tidak bisa sendiri ya pentahelix yaitu kurangi persaingan perbanyak kolaborasi ini bentuk-bentuk untuk meningkatkan target kami, 30 persen UMKM digitalisasi,” katanya.

Tidak hanya pelaku UMKM, lanjut Kusmana, pihaknya pun mendorong agar koperasi pun turut go digital agar tidak ketinggalan karena hal itu sudah menjadi kewajiban.

“Semua sudah memanfaatkan itu jadi pelatihan pendidikan sudah dilakukan. Dinas-dinas lain pun telah melakukan seperti itu apalagi pengadaan barang jasa kan 40 persen belanja pemerintah harus melalui e katalog,” katanya.

Sementara itu, CEO GudangAda Stevensang menuturkan, bisnis UMKM yang sehat dan berdaya saing perlu ditumbuhkembangkan di dalam sebuah ekosistem digital yang inklusif.

Steven mengatakan di dalam ekosistem tersebut, platform builder harus sigap dan peka terhadap kebutuhan pemilik bisnis UKM.

Untuk membangun ekosistem yang inklusif, diperlukan sinergi dan partisipasi aktif segenap pemangku kepentingan.

Ia menuturkan sebagai mitra pertumbuhan UKM, pihaknya tak hanya menghadirkan solusi digital terlengkap, melainkan beragam program edukasi demi memastikan mitra koperasi dan bisnis UMKM dapat memanfaatkan solusi digital secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan skala bisnis.

“Lewat keberadaan ekosistem digital yang inklusif, diharapkan kami mampu membantu mitra koperasi menjalankan bisnisnya dengan lebih efisien sehingga menciptakan industri UMKM Koperasi Jawa Barat yang lebih sehat,” kata dia. (EN)

Previous Post
Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Bandung Bersinergi Dalam Melakukan Pencegahan Kecelakaan
Next Post
Silahturami Koordinasi, Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Bersama Dishub Provinsi Jawa Barat Terkait Angkutan Jalan di Wilayah Provinsi Jawa Barat

Berita Lainnya

Memprihatinkan! Tak ada Kota Layak Raih Adipura Pada 2025
BERITA INSPIRA

Memprihatinkan! Tak ada Kota Layak Raih Adipura Pada 2025

28 February 2026
Pemkot Targetkan 800 Unit Hunian di Proyek Rusunami Sadang Serang
BERITA INSPIRA

Pemkot Targetkan 800 Unit Hunian di Proyek Rusunami Sadang Serang

27 February 2026
Dukung Palestina Seratusan Mahasiswa dan Santri Geruduk Gedung Sate
BERITA INSPIRA

Dukung Palestina Seratusan Mahasiswa dan Santri Geruduk Gedung Sate

27 February 2026
Bantai Madura United,Persib Kokoh di Puncak Klasemen
Uncategorized

Bantai Madura United,Persib Kokoh di Puncak Klasemen

27 February 2026

Leave A Comment Cancel

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Rubrik

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle
logo inspira putih-01

Inspira Insight & Creative Hub adalah perusahaan riset, konten digital, dan produksi program TV yang menyatukan data, kreativitas, dan media untuk menghasilkan tayangan yang relevan dan berdampak.

Rubrik Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle

Support

  • Tentang Inspira
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Business Inquiries
  • Download Compro Inspira
  • Download Rate Card

Kontak

Ruby Commercial No.68-70 Summarecon, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295


Tlp/Wa :

0813 2031 5955

0821 1827 7124

Facebook Youtube Instagram Tiktok

Copyright 2025 – INSPIRA INSIGHT & CREATIVE HUB

Welcome Back!
Create Free Account

It's free. No subscription required

or
Lost your password?
By registering, you agree to Streamvid's Terms of Use and Privacy Policy

WhatsApp us